Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Banjarnegara

PABRIK GULA KLAMPOK

Pabrik Gula (PG) Klampok (Banjarnegara), Tempo Dulu

Pabrik Gula  milik swasta dan milik negara di Indonesia mulai bermunculan setelah dimulainya era liberalisme pada masa penjajahan Hindia Belanda (1870), dengan diperkenalkannya Hak Sewa Tanah untuk penggunaan selama 70 tahun. Sebelumnya, telah berdiri sejumlah pabrik gula sederhana untuk mengolah hasil panen tebu, yang termasuk dalam komoditi yang diikutsertakan dalam program  Cultuurstelsel . Salah satu pabrik gula yang pernah berdiri dan sekarang tinggal kenangan, adalah Pabrik Gula Klampok, sekarang di Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Pabrik gula Klampok mulai dibangun tahun 1889 dipimpin Administratur Jacobus Franciscus de Ruyter de Wildt. Dia lahir tanggal 25 Mei 1851 di Utrecht dan meninggal di Klampok pada tanggal 7 Juli 1904. Perkebunan tebu untuk mensuplai bahan baku pabrik terbentang luas, antara lain dari wilayah Kab. Banjarnegara (Kec. Purwonegara, Mandiraja, Purwareja Klampok, Susukan, Rakit), ...

Jejak Agresi Militer II Belanda di Banjarnegara

Bulan Desember, di tahun 1948 terjadi peristiwa bersejarah di Indonesia. Pada tanggal 19 Des 1948, Belanda melancarkan Agresi Militer II, diawali dengan pengeboman bandara Maguwo, Yogyakarta, dan penyerbuan ke kota serta penangkapan tokoh-tokoh Indonesia, seperti Soekarno – Hatta, yang waktu itu Ibu Kota sedang dipindahkan ke Yogya. Agresi Militer tersebut juga terjadi di daerah-daerah,   tidak terkecuali di Banjarnegara. Meski dengan senjata yang tidak seimbang, pergerakan agresi pasukan   Belanda di Banjarnegara tidak berjalan mulus. Pasukan infantri Belanda yang bergerak dari arah barat   mendapat perlawanan dan hambatan dari pejuang-pejuang Indonesia dengan taktik gerilya. Foto-foto lama yang terarsip di Nationaal Archief, Belanda ini memberi gambaran, bagaimana suasana peristiwa waktu itu yang terjadi di sekitar Kabupaten Banjarnegara. Mereka (pasukan infantri Belanda), terhenti di Desa Gumiwang, Kec. Purwanegara, dikarenakan sebuah jembatan telah d...