Langsung ke konten utama

Bangkitnya UMKM ala Bang Sandi - POLITIKFEST

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PTO PNPM MANDIRI PERDESAAN 2014

Telah disahkan Petunjuk Tehnis Operasional (PTO) pada tanggal 2 Mei 2014 terkait dengan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan. PTO ini merupakan pedoman terbaru dalam rangka pelaksanaan PNPM, menggantikan PTO sebelumnya. Didalamnya terapat penambahan ataupun perubahan / revisi.  Disamping PTO tersebut, juga dilengkapi dengan 14 Buku Penjelasan PTO serta 1 Buku Forumulir. Sampul PTO sekarang berwarna merah. Adapun buku penjelasan PTO serta Formulir tersebut secara garus besar terdiri dari : 1. Penjelasan I,     Sosialisasi Dan Penyebaran Informasi 2. Penjelasan II,    Fasilitasi Dan Pengembangan Kapasitas.  3. Penjelasan III,   Musyawarah Musyawarah PNPM Mandiri Perdesaan. 4. Penjelasan IV,   Jenis Dan Proses Pelaksanaan Bidang Kegiatan. 5. Penjelasan V,    Pemangku Kepentingan dan Pelaku PNPM Mandiri Perdesaan 6. Penjelasan VI,   Penulisan...

Pabrik Gula (PG) Klampok (Banjarnegara), Tempo Dulu

Pabrik Gula  milik swasta dan milik negara di Indonesia mulai bermunculan setelah dimulainya era liberalisme pada masa penjajahan Hindia Belanda (1870), dengan diperkenalkannya Hak Sewa Tanah untuk penggunaan selama 70 tahun. Sebelumnya, telah berdiri sejumlah pabrik gula sederhana untuk mengolah hasil panen tebu, yang termasuk dalam komoditi yang diikutsertakan dalam program  Cultuurstelsel . Salah satu pabrik gula yang pernah berdiri dan sekarang tinggal kenangan, adalah Pabrik Gula Klampok, sekarang di Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara. Pabrik gula Klampok mulai dibangun tahun 1889 dipimpin Administratur Jacobus Franciscus de Ruyter de Wildt. Dia lahir tanggal 25 Mei 1851 di Utrecht dan meninggal di Klampok pada tanggal 7 Juli 1904. Perkebunan tebu untuk mensuplai bahan baku pabrik terbentang luas, antara lain dari wilayah Kab. Banjarnegara (Kec. Purwonegara, Mandiraja, Purwareja Klampok, Susukan, Rakit), ...

Merajut Untung dari Kerajinan Rajutan

Sejak beberapa bulan terakhir, ada satu pemandangan yang berbeda di   Dusun Muntangsari,   Desa/Kecamatan   Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara. Beberapa ibu-ibu rumah tangga asyik bercengkerama, tertawa dan tangan-tangan terampil sibuk menyulam. Ya, mereka adalah anggota kelompok Bintang Mandiri yang sedang mengadakan kegiatan belajar bersama membuat aneka produk dengan bahan dan model rajutan. Termasuk yang terlihat pada hari Selasa, 27 Nopember 2012, bertempat di rumah kosong milik warga setempat, mereka asyik sedang belajar merajut. Menurut ketua kelompok Bintang Mandiri, Esti Jumiyanti, pertemuan latihan bersama anggota kelompok seperti ini sudah berjalan lebih dari lima kali. Menurutnya, dengan cara berkumpul seperti itu mereka bisa saling belajar untuk membuat produk yang bagus serta bisa menambah semangat usaha. Selanjutnya, dia mengatakan, bahwa pelatihan ini dilaksanakan secara mandiri. Jadwal pelatihan setiap hari Selasa dan Jum’at. Peserta rata-rata ...